Yamaha's new electric motorbike will launch soon, the price is IDR 30 million
Jenis Usaha Percetakan
Sebelum memutuskan untuk memulai usaha percetakan, cari tahu lebih dulu jenis atau teknik percetakan yang sering ditemui.
1. Percetakan Digital
Jenis usaha percetakan yang pertama adalah percetakan digital. Sesuai namanya, percetakan digital adalah jenis usaha percetakan yang membutuhkan campur tangan teknologi dalam proses pembuatannya. Dalam proses pembuatan hasil akhir menggunakan percetakan digital, lebih cepat jika dibandingkan dengan percetakan konvensional. Beberapa produk yang dapat dibuat menggunakan percetakan digital adalah:
- Custom Product (Case, Mug, tumbler)
- Kartu nama
- Spanduk
- Flyer
- Pamflet
- Undangan pernikahan
- Dan lain-lain.
2. Percetakan Offset
Sebelum percetakan digital mulai banyak dilirik, percetakan offset lebih dulu menjadi primadona dalam dunia percetakan. Percetakan offset dikenal dengan mesin cetaknya yang besar dan kemampuan memproduksi dalam kuantitas yang besar pula hingga ribuan eksemplar. Namun, percetakan offset hanya mampu memproduksi menggunakan diatas material berbahan kertas. Sehingga, percetakan jenis ini cocok untuk Anda yang ingin mencetak kartu undangan, majalah, buku, dan produksi berbahas kertas lainnya. Kelebihan lain dari percetakan offset yaitu harganya yang lebih terjangkau dibandingkan dengan percetakan digital. Disamping itu, kekurangan percetakan offset yaitu membutuhkan proses produksi yang cukup lama, karena harus memindahkan materi cetak ke pelat percetakan terlebih dahulu.
3. Percetakan Sablon
Jenis usaha percetakan yang ketiga yaitu percetakan sablon. Mungkin banyak dari kita yang tidak asing dengan istilah percetakan sablon ini. Karena, biasanya percetakan sablon digunakan untuk membuat baju sablon yang kita sering temui. Teknik yang digunakan untuk mencetak hasil sablon juga sangat khas, yaitu dengan menyapu material cetak dengan tinta menggunakan palet atau rakel. Teknik ini masih menggunakan tenaga manusia. Adapun teknik sablon yang menggunakan bantuan mesin, tetapi hanya dapat dilakukan jika objek cetak memiliki lebih dari 4 warna.
4. Percetakan Fleksografi
Jenis usaha percetakan fleksografi adalah teknik percetakan yang menggunakan peralatan berbentuk roll. Biasanya teknik percetakan fleksografi digunakan untuk mencetak koran, stiker, maupun kardus. Kelebihan teknik percetakan ini yaitu membutuhkan bahan tinta yang tidak terlalu banyak. Dalam proses pembuatannya juga tidak membutuhkan banyak bahan baku lainnya.
5. Precetakan Rotogravure
Jenis usaha percetakan yang terakhir adalah rotogravure. Teknik rotogravure banyak digunakan untuk mencetak produk kemasan berbahan plastik seperti makanan dan minuman ringan. Sama seperti teknik fleksografi, rotogravure menggunakan peralatan berbentuk roll. Bedanya, rotogravure lebih banyak digunakan untuk mencetak material berbahan dasar plastik dan karton.
Jenis ukuran kaos polos

Jika Anda mendirikan usaha sablon kaos, tak afdol rasanya jika tidak mengenal berbagai ukuran kaos yang beredar di pasaran. Kaos-kaos polos yang banyak beredar saat ini meski mempunyai label ukuran yang sama (misalnya S,M,L,XL dll), namun pada kenyataanya ukuran tersebut tidaklah sama. Ukuran kaos orang Eropa dan Amerika misalnya, ukurannya bisa saja lebih besar jika dibanding dengan kebanyakan kaos yang dikenakan oleh orang-orang Indonesia. (baca juga : Sablon Kaos, Ini Cara Dan Proses Pembuatannya)
Ukuran kaos polos yang dijual di pasaran kebanyakan mengacu pada ukuran panjang dan lebar kaos. Ukuran panjang dan lebar ini biasanya diwakili dengan huruf seperti “S”(Small), “M” (Medium), “L” (Large) atau “XL” (Extra Large).
Dari semua ukuran yang telah disebutkaan tadi sering kali juga masih dapat dibedakan berdasarkan pemakainya, misalkan kaos untuk wanita, kaos untuk pria dan kaos untuk anak-anak. Selain itu beberapa perusahaan kaos juga membedakan ukuran berdasar bentuk badan penggunanya. Oleh karena itulah, jika Anda membeli pakaian secara online akan lebih baik jika menanyakan ukuran panjang, tinggi dan lebar kaos dalam bentuk ukuran sentimeter-nya, bukan hanya menyebut ukuran S,M,L dan XL.

Hingga saat ini memang belum ada aturan baku tentang ukuran kaos polos, masing-masing produsen kaos biasanya memiliki selisih perbedaan ukuran meski tidak terpaut terlalu banyak. Perbedaan ukuran ini bukan hanya ukuran panjang dan lebar saja, namun juga ukuran lingkar leher (round neck), lingkar lengan (round sleeve), dan panjang lengan (long sleeve). (Baca Juga : Jenis Bahan Kaos Polos Untuk Sablon)
Berikut ini kami sajikan beberapa gambaran ukuran kaos polos yang umumnya diproduksi oleh perusahaan konveksi di Indonesia :
Ukuran Kaos untuk Pria Dewasa :
| Kode Ukuran | Ukuran Panjang | Ukuran Lebar |
| S | 65 Cm | 44 cm |
| M | 68 cm | 45 cm |
| L | 70 cm | 50 cm |
| XL | 73 cm | 55 cm |
| XXL | 75 cm | 60 cm |
| XXXL | 78 cm | 65 cm |
Ciri kaos pria biasanya sederhana tidak terlalu banyak aksesoris model, potongan lurus. Ukuran S sering kali menjadi ukuran paling kecil meski beberapa produsen kaos juga ada yang membuat ukuran lebih kecil dengan kode XS (Exstra Small).
Ukuran Kaos untuk Wanita Dewasa :
| Kode Ukuran | Ukuran Panjang | Ukuran Lebar |
| S | 55 Cm | 33 cm |
| M | 58 cm | 35 cm |
| L | 60 cm | 38 cm |
| XL | 63 cm | 43 cm |
| XXL | 65 cm | 45 cm |
| XXXL | 72 cm | 50 cm |
Kaos untuk wanita dewasa biasanya memiliki model yang berbeda jika dibandingkan dengan bentuk kaos pria dewasa. Desain kaos untuk wanita ini biasanya dibuat dengan model kecil bagian atas (Bagian dada) dan besar di bawah. Ukuran kaos wanita biasanya lebih kecil dibanding dengan kaos pria, hal ini mengacu pada perbedaan besar badan rata-rata wanita yang lebih kecil daripada pria, meski pada kenyataanya juga tidak demikian.
Ukuran Kaos untuk Anak-Anak :
| Kode Ukuran | Ukuran Panjang | Ukuran Lebar |
| XS | 35 cm | 27 cm |
| S | 41 cm | 30 cm |
| M | 45 cm | 33 cm |
| L | 50 cm | 37 cm |
| XL | 55 cm | 40 cm |
| XXL | 60 cm | 46 cm |
Ukuran kaos polos untuk anak-anak juga memiliki standar ukuran yang berbeda dengan kaos dewasa. Ukuran terkecil dengan kode XS biasanya dibuat untuk anak-anak berumur satu tahun atau kurang. Sedangkan untuk ukuran paling besar yakni XXL biasanya dibuat untuk anak-anak dengan usia tujuh tahun atau lebih.
Perlu diingat sekali lagi, ukuran-ukuran yang telah kami sajikan diatas hanya sebagai gambaran yang umum tentang ukuran kaos di Indonesia. Beberapa toko, pembuat kaos, distro atupun supermarket biasanya memiliki standar ukuran yang beragam, meski ukuran tersebut tidak terpaut terlalu banyak. Bagi Anda yang ingin belanja kaos polos kami sarankan tanyakan dulu ukuran panjang dan lebarnya sehingga bisa pas sesuai dengan kebutuhan dan tidak kecewa setelah membelinya.



